Minggu, 03 Januari 2016

Tugas Bahasa Indonesia " Review Berita "

Hingga kini penyebab pasti kebakaran yang terjadi di Dubai memang belum bisa di pastikan. Tapi, bagaimana bisa menyebar begitu cepat ya ?
Kapanlagi.com - Kebakaran hebat yang menimpa hotel mewah di Dubai memang masih menjadi perbincangan sendiri bagi seluruh warga di dunia. Pasalnya, hotel mewah yang dikenal sebagai Address Downtown Dubai itu terbakar pada malam tahun baru kemarin pukul 21.30 waktu setempat. Hotel bintang lima setinggi 302 meter yang terdiri dari 63 lantai tersebut hingga tadi pagi masih saja mengeluarkan asap hitam. Meskipun tim evakuasi dan pemadam kebakaran telah datang cepat. Namun, kebakaran tersebut baru bisa dikendalikan kurang lebih 12 jam lamanya.
Kebakaran yang diduga berasal dari arah teras lantai 20 tersebut menyebar cepat ke lantai 40 hingga 63. Makanya tak heran sekali, bila ratusan orang yang sudah membooking sekitar 200 kamar dan 600 ruangan apartemen di hotel tersebut langsung panik. Bagaimana tidak, api yang cepat tersebar karena arah angin itu langsung melahap teras hingga bagian dalam hotel, seperti dilansir melalui Telegraph.co.uk. Tadinya para pengunjung di hotel tersebut membooking sebagian besar kamar di sana untuk menyaksikan pertunjukan kembang api di gedung pencakar langit Burj Khalifa. Namun, para korban pun akhirnya berlarian dan diduga berdesak-desakan serta berebut menuruni bangunan hotel tersebut untuk menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi.
Kebakaran hebat yang bikin shock tersebut akhirnya membuat Peter Foster membicarakan kondisi ini pada Phil Barry seorang konsultan penanganan kebakaran di Qatar. Menurut Peter, ia memperkirakan kalau sekitar 70 persen bangunan mewah di Dubai terbuat dari bahan bangunan yang mudah terbakar. Situasi ini sebenarnya sudah ditanggulangi ketika pemerintah Dubai membuat peraturan baru soal standar bahan bangunan pada tahun 2013 lalu. Padahal menurut Peter, peraturan ini sudah diterapkan di Inggris sejak tahun 1973 silam. Wah, berarti bangunan di Dubai yang beroperasi di bawah tahun 2013 bisa diperkirakan mudah terbakar dong materialnya? Ya, semoga saja deh peristiwa ini tidak akan terjadi lagi di Dubai. (tel/vit)


Keslahan :
Banyak bahasa yang tidak sesuai dengan cara penulisan bahasa indonesia yang benar didalam artikel diatas. Seperti misalnya :
-          Pasalnya, hotel mewah yang dikenal sebagai Address Downtown seharusnya cetakan yang menggunakan bahasa inggris ditulis  dengan cetakan miring seperti ini Address Downtown.
-          Makanya tak heran sekali, bila ratusan orang yang sudah membooking. Dalam kamus bahasa indonesia tidak ada kata ‘’tak’’ seharusnya di ganti dengan kata‘’tidak’’. Dan kata ‘’bila’’ di ganti dengan kata ‘’apabila’’.
-          api yang cepat tersebar karena arah angin itu (di hilangkan ) . kata ‘’ tersebar’’ juga seharusnya menjadi ‘’menyebar’’ karena tidak baku. Selain itu, kata’’ itu’’ seharusnya di hilangkan karena membuat kalimat menjadi tidak mudah di mengerti.
-          Telegraph.co.uk apabila menyantumkan sumber, sebaiknya di berikan tanda kurung agar kalimat yang di kutip tidak menjadi plagiat dan menjadi kalimat langsung.
-          Tadinya ( sebulumnya ) para pengunjung di hotel. Kata ‘’tadinya’’ seharusnya diganti dengan kata’’sebelumnya’’. Karena kata ‘’tadinya’’ tidak ada dalam kamus bahasa indonesia.
-          berebut menuruni bangunan hotel tersebut. Kata ‘’berebut’’ seharusnya di hilangkan karena kata’’berebut’’ tidak ada dalam kamus bahasa indonesia dan tidak baku.
-          Kebakaran hebat yang bikin shock tersebut. Kata ‘’shock’’ seharusnya di ganti dengan kata’’ kaget’’ karena kata’’ shock’’ adalah bahasa inggris dan bukan bahasa indonesia.
-          sekitar 70 persen bangunan mewah. Seharusnya ‘’ persen’’ di gantikan dengan lambang % karena sesuai dengan bahasa indonesia.
-          membuat peraturan baru soal standar bahan bangunan. Kata ‘’soal’’ seharusnya di ganti dengan kata’’ tentang’’ karena kata’’ soal’’ di gunakan untuk mencari jawaban. Apabila ada soal pasti ada jawaban.
-          Ya, semoga saja deh peristiwa ini tidak akan terjadi. Seharusnya kata ‘’ya’’ dan kata ‘’deh’’ di hilangkan karena, membuat kalimat menjadi tidak baku dan tidak sesuai dengan bahasa indonesia yang benar.
-          bisa menyebar begitu cepat ya. Di tambahkan kata ’’api’’ sebelum bisa menyebar agar kalimat menjadi jelas dan tidak membuat pembaca bingung.


Artikel Disarankan