Pengertian manusia
& Cinta Kasih
Secara
bahasa manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berpikir,
berakal budi atau makhluk ang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain).
Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah
gagasan atau realitas, sebuah kelompok (genus) atau seorang individu.
Manusia
adalah mahluk yang luar biasa kompleks. Kita merupakan paduan antara mahluk
material dan mahluk spiritual. Dinamika manusia tidak tinggal diam karena
manusia sebagai dinamika selalu mengaktivisasikan dirinya.
Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang (kepada) ataupun rasa sangat
kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan
sayang atau cinta (kepada) atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian
cinta kasih dapat diatikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang
disertai dengan menaruh belas kasihan.
Terdapat perbedaan antara cinta dan kasih, cinta
lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan kasih
merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai.
Cinta samasekali bukan nafsu. Perbedaan antara cinta dengan nafsu adalah
sebagai berikut:
1.Cinta bersifat manusiawi
2.Cinta bersifat rokhaniah sedangkan nafsu bersifat
jasmaniah.
3.Cinta menunjukkan perilaku memberi, sedangkan
nafsu cenderung menuntut.
Cinta juga selalu menyatakan unsur - unsur dasar
tertentu yaitu:
1.Pengasuhan, contohnya cinta seorang ibu kepada
anaknya.
2.Tanggung jawab, adalah tindakan yang benar –
benar bedasarkan atas suka rela.
3.Perhatian, merupakan suatu perbuatan yang
bertujuan untuk mengembangkan pribadi orang lain, agar mau membuka dirinya.
4.Pengenalan, merupakan keinginan untuk mengetahui
rahasia manusia.
Cinta Menurut ajaran Agama
Mungkin bisa dikatakan bahwa cinta adalah hal yang sangat berarti bagi
diri kita sepanjang hidup kita , kasih dimana sesuatu yang memiliki hal yang
sangat berarti untuk saling mengasihi antara sesame manusia. Bila kata cinta
dan kasih digabungkan menjadi satu menjadi cinta kasih ,akan menjadi kata yang
sangat bermakna bagi hidup kita. Cinta sendiri sangat sakral bagi hidup kita
saling mencintai , saling menyayangi dan saling pengertian , dimana semua
ini berhubungan dengan perasaan yang ada dalam hati yang timbul dari
ketertarikan pada suatu lawan jenis yang menjadi ingin rasa memiliki dan
menjadi sepasang yang tak ingin lepas dari sesuatu tersebut. Kasih yang menjadi
pelengkap dari kata cinta yang satu sama lain saling mengasihi dan menjaga hati
dengan baik . tetapi cinta jangan dilaksanakan dengan NAFSU dan GENGSI .
kenapa dengan NAFSU dan GENGSI karena kita memilih orang tersebut bukan
karena iri yang hanya mengikuti hawa nafsu saja dan malu terhadap lingkungan
sekitar. Pasti anda pernah mendengar pepatah “ kalau jodoh ga kan kemana”, nah
dalam hal ini bisa dikatakan kita memilih dengan sabar jangan terburu buru
,kita telaah mana yang cocok dengan diri kita. Bila kita laksanakan dengan baik
, kita akan merasa nyaman dan senang. Zaman sekarang bisa dikatakan semakin ke
zaman akan semakin cepat orang merasakan cinta kasih, lalu satu lagi, pacar
akan menuruti kata pacarnya dibandingkan dengan orang tuanya , nah kita harus
tahu betul , apakan cinta kasih kita direstui atau tidak, karena apabila tidak
maka akan menjadi hubungan tidak baik
Cinta dalam agama islam. Simpang siur tentang cinta dalam agama islam ,
bisa diartikan sebenarnya tidak boleh dikarenakan belum muhrim , karena dalam
agama islam belum boleh mencintai dan memiliki lawan jenis sebelum menikah ,
apabila sudah menikah , baru boleh mencintai dan meiliki.
Sebenarnya
cinta dalam agama islam adalah cinta kita terhadap sang pencipta , kita cinta
terhadap semua yang telah diciptakan demi meneruskan hidup di dunia yang harus
kita syukuri atas segala rahmat dan karunia yang telah diberikan kepada kita di
dunia , jangan lah kau mendustai apa yang telah diberikan oleh Allah Swt , kita
harus cinta melaksanakan segala apa yang telah diperintahkan dan menjauhi
segala larangannnya.
Kasih Sayang
Menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan W.J.S.Porwadarminta, kasih
sayang adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada
seseorang. Apabila suatu hubungan cinta diakhiri dengan sebuah pernikahan maka
hal ini akan menimbulkan perasaan yang lebh dewasa lagi dan juga menuntut agar
suatu hubungan tersebut lebih bertanggung jawab, perasaan inilah yang disebut
dengan kasih sayang, mengasihi, atau saling menumpahkan kasih sayang.
Belas
kasihan
Belas
kasih adalah kebajikan di mana kapasitas emosional empati dan simpati untuk
penderitaan orang lain dianggap sebagai bagian dari cinta itu sendiri, dan
landasan keterkaitan sosial yang lebih besar dan humanisme-dasar ke tertinggi
prinsi-prinsip dalam filsafat, masyarakat, dan kepribadian.
Dalam surat Al
–Qolam ayat 4,” maka manusia menaruh belas kasihan kepada orang lain, karena
belas kasihan adalah perbuatan orang yang berbudi. Sedangkan orang yang berbudi
sangat dipujikan oleh Allah SWT.”
Perbuatan
atau sifat menaruh belas kasihan adalah orang yang berahlak. Manusia mempunyai
potensi untuk berbelas kasihan.Masalahnya sanggupkah ia mengggugah potensi belas kasihannya itu. Bila orang itu tergugah hatinya maka berarti orang berbudi dan terpujilah oleh Allah SWT.
Pemujaan
Pemujaan berasal dari kata puja yang berarti penghormatan atau tempat
memuja kepada dewa – dewa atau berhala. Dalam perkembangannya kemudian pujaan
ditujukan kepada orang yang dicintai, pahlawan dan Tuhan YME. Pemujaan kepada
Tuhan adalah perwujudan cinta manusia kepada Tuhan, karena merupakan inti ,
nilai dan makna dari kehidupan yang sebenarnya.
Cara Pemujaan dalam kehidupan manusia terdapat berbagai perbedaan sesuai
dengan ajaran agama, kepercayaan, kondisi dan situasi. Tempat pemujaan
merupakan tempat komunikasi manusia dengan Tuhan. Berbagai seni sebagai
manifestasi pemujaan merupakan suatu tambahan tersendiri dalam terciptanya
kehidupan yang lebih indah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar